Langsung ke konten utama

Postingan

Review Buku: THE LITTLE WORLD OF LIZ CLIMO – LIZ CLIMO

÷ karena kita juga bisa menemukan humor and happiness dalam sebuah buku ÷   Sebuah buku yang bukan dihiasi dengan kata-kata, tapi dipenuhi dengan gambar-gambar hewan. Tapi jangan salah gambar-gambar tersebut justru bercerita. Liz sendiri berbagi pengalamannya dengan pembaca kalau dia sendiri tumbuh dengan membuat komik kerajaan binatang, dimana mereka hidup dengan kejenakaan dan dapat menyenangkan hati. Semua karakter yang dibuatnya menjadi bagian dari si seniman. Seperti Dinosaurus yang menjadi temannya. Koala yang menjadi ibunya. Beruang adalah dirinya sendiri. Dan karakter komik pembuli lainnya menjadi bagian kenangan semasa sekolahnya dulu. Semuanya ia representasikan dengan karakter komik bergambar binatang.    Buku ini bisa dilihat dengan perspektif lain, tergantung siapa yang membacanya. Layaknya memandang lukisan di galeri, setiap orang punya ceritanya masing-masing. Liz Climo menyajikan buku ini dengan satu halaman satu cerita. Dari sudut pandangku set...
Postingan terbaru

Review Buku: "Keajaiban Toko Kelontong Namiya" karya Keigo Higashino

÷ Keajaiban Toko Kelontong Namiya (The Miracle of the Namiya General Store) - Keigo Higashino ÷      Tidak seperti toko yang hanya menjual barang dagangan, ada satu toko yang juga menyajikan sebuah sarana konsultasi, yang disebut pelanggannya toko kelontong namiya. Sangat menarik bukan? kapan lagi kita bisa dilayani dengan sebuah saran, dan gratis pula. Sehingga saran yang dibagikan si pemilik toko menjadi lebih membantu, terutama untuk orang-orang yang berkekurangan, uang tentunya.     Semua saran yang diberikan menjadi pertimbangan masak-masak orang-orang yang sedang kesulitan. Karena terkadang meskipun kita punya rencana untuk mengatasi masalah, tapi kita juga butuh keyakinan sehingga bisa menjadi pertimbangan yang tepat. Atau kadang pula berharap dapat saran lain tanpa merasa malu ketika bercerita mengenai berbagai permasalahan yang sedang dihadapi. Iya betul, sarana konsultasi tersebut sangat rahasia, sehingga tidak menyebutkan nama asli me...

"Dia Yang Bercerita"

- Nama Pemeran Utama: Aku. - Nama Pemeran Pendukung: Kamu Sebuah dongeng dari Isil Armstrong. Yang dibuat cukup untuk didengarkan saja ketika bercerita. Yang atau diminta untuk memahami cerita ini ketika membacanya.      Ada saatnya pasti Aku bergulat dengan ego sendiri, melawan rasa hancur dan terpuruk. Emosiku naik hingga dua kali lipat. Aku menangis sejadi-jadinya. Aku bahkan bisa teriak histeris tanpa memerdulikan lingkungan. Heran kan? Selamat, Kamu satu langkah mengenal sisi lainku. Akhirnya Kamu bakal heran, karena Aku tidak pernah menunjukan sisi emosionalnya. Aku selalu pura-pura kuat. Aku selalu membuatnya terlihat biasa saja. Aku cape.       Untuk itu, Masih bolehkah Aku menangis lagi? Masih bolehkah mata, hati, dan pikiran ini dibawa sakit? Masih bolehkah Aku mengatakan yang sebenarnya?      Sebanyak apapun Aku menjelaskan dengan kata-kata, sebanyak apapun tangis yang Aku tunjukan, sebanyak apapun itu, Kamu tidak akan bisa...

Koyo ku Tak-bernyawa tapi Koyo ku Sayang

Dia temanku. Namanya Koyo. Aku dan Koyo sudah berteman cukup lama. Sifatnya temanku ini dia pandai bikin badan merasa panas, untungnya tidak berlaku untuk jiwa. Tenang, Dia menguntungkan kok. Aku hanya berteman dengan orang yang hanya memiliki manfaat dan pengaruh bagi kehidupanku. Cukup egois memang. Akupun sadar.  Ngomong-ngomong, dia ini bermanfaat untuk aku jadikan teman persinggahan. Jikalau aku sakit karena pegel linu, aku akan memanggilnya dengan cepat. Dan kudekatkan sedemikian rupa dengan dia. Terimakasih, memang kadang kamu bisa diandalkan.  x dari Aku, yang hari ini kebetulan ingat dia x

Kemarin masih 2019

Mungkin saja harapanku di tahun 2020 begitu banyak. Mungkin saja aku juga menyerah. Tapi, mungkin juga aku bangkit lagi sambil menahan tangis. Lah, itu hakku bukan? Aku sendiri yang menulis ceritaku diawal tahun, dan aku sendiri yang harus mengakhiri akhir ceritanya. Beginilah ceritaku. Entah mungkin aku jadi Sutradara, Entah mungkin aku jadi Penulis atau Content Writer, Entah mungkin aku jadi Reporter VoA, Entah mungkin aku jadi Budak Kapitalis lagi, Entah mungkin aku jadi Squidward dengan konsep yang berhasil, Entah mungkin aku sebenernya cucu terbuang yang tidak diakui Ernest Hemingway, Entah mungkin aku jadi juragan Elep, Iyakan? Karena yang aku ketahui, Aristoteles pernah bilang "Jika bagian dari sesuatu adalah mungkin, maka keseluruhannya adalah mungkin, dan jika keseluruhan sesuatu adalah mungkin, biasanya bagian dari hal itu juga mungkin." Sudah, ini juga berlaku untuk kamu dan kalian. Jika keseluruhan kemungkinan itu dibuat, mak...

+ Untitled 2019 +

A Poem titled You Diwaktu seseorang meletakan tangannya dikening orang lain, atau menggenggam tangannya, segala hal yang buruk akan memudar. Dan keheningan yang tidak pernah kita nikmati selama ini, menjelma menjadi rasa hangat yang ingin memeluk diri kita. Kau sudah bekerja keras, dan bertahan hidup sejauh ini. Untuk mencapai titik sejauh ini. Aku ingin bersama denganmu disetiap ibadahmu, dan mengamini do'a mu dengan kedua tanganku agar hari-hari paling bahagia dalam hidupmu segera datang.

Review Film: The Darkest Minds (2018)

÷ The Darkest Minds (2018) ÷ Sutradara: Jennifer Yuh Nelson Pemain : Amandla Stenberg; Mandi Moore; Harris Dickinson; Patrick Gibson; Skylan Brooks; Miya Cech. Rating : Masa novelnya seru tapi filmnya tidak seseru itu?   Satu lagi film dystopia baru, besutan sutradara Jennifer Yuh Nelson yang dirilis pada tahun 2018. Film yang berasal dari sebuah adaptasi novel dengan judul yang sama karya Alexandra Bracken. Sudut pandang yang diambil difokuskan pada anak-anak. Film ini meceritakan anak-anak yang digolongan pada sebuah tingkatan warna, karena warna inilah, jalan cerita mulai dibumbui dengan beragam konflik. - Hijau yang berarti kecerdasan dasar; - Biru yang berarti telekinesis; - - Kuning yang berate bisa memanipulasi listrik; - Merah yang bearti api; - Jingga yang berarti dapat mengenadalikan pikiran.     Pemerintah menjadi dalang dibalik konflik yang terjadi. Pemerintah disana menerapkan sistem dimana anak-anak itu harus dikarantina karena menurutnya suda...